Jumat, 04 Desember 2009

Pempek Pak Raden Khas Palembang di Kota Bekasi

Pempek Ikan Gabus yang Gurih dan Lezat
Penganan Asli Palembang Yang Sangat Disukai Orang Bekasi




Bekasi, kelanakuliner.com
Pernahkan Anda merasakan pempek asli Palembang yang berbahan baku ikan gabus, dengan tekstur ikan lembut dan dagingnya yang berwarna putih, sehingga berbeda dengan pempek berbahan baku ikan laut seperti ikan tenggiri. Untuk pempek berbahan ikan gabus ini, rasanya memang lebih hambar dibandingkan pempek berbahan baku ikan tenggiri (ikan laut), namun gurih dan lezatnya ternyata lebih pas buat lidah orang Bekasi, dan tetap disukai wong kito galo. Paling tidak begitulah pempek kapal selam yang saya rasakan dan nikmati di Pempek Pak Raden Jalan Ahmad yani, Ruko Sentra Bekasi Mas, depan RS Mitra Keluarga.


Menurut pengakuan Vika, sang pengelola Pempek Pak Raden cabang Ahmad  Yani Bekasi ini langsung kepada kelanakuliner.com, bahwa sengaja bahan baku ikan gabus sebagai pilihan karena keluarganya lebih menyukai pempek ikan gabus dibandingkan ikan tenggiri pada umumnya. Di samping itu ikan tenggiri sering sekali menimbulkan masalah buat beberapa orang yang alergi dengan ikan laut dan juga mereka yang tak suka dengan bau amis ikan laut yang terkadang lebih menyengat tercium dari pempeknya. Untuk pempek ikan gabus yang saya rasakan, memang bau amisnya tak tercium, bahkan rasanya cenderung lebih hambar bila dibandingkan dengan pempek lainnya yang pernah saya coba dengan bahan dasar ikan tenggiri.


Keunikan pempek Pak Raden adalah dari bahan baku dasarnya berupa sagu yang khusus didatangkan dari daerah tertentu kemudian ikan gabus yang termasuk ikan yang sulit diternak. "Di samping itu bahan baku seperti gula merah dan cuko (cuka, red) juga harus didatangkan dari Palembang", ungkap Vika, wanita yang baru memiliki satu orang bayi usia kurang dari 1 tahun ini.. "Hal ini dilakukan agar kualitas rasanya seperti yang biasa kami biasa konsumsi," ujarnya sambil tersenyum. Walaupun Pempek termasuk salah satu makanan yang dikategorikan makanan perusak gigi, namun jelas sekali terlihat Vika mempunyai geligi yang sehat dan putih bersih, padahal dirinya mengaku bahwa dirinya penggemar pempek berat, "Mungkin hampir setiap hari kami makan pempek bisa sampai 2 kali," jelasnya sambil senyum.


Saya merasakan bahwa Pempek Pak Raden yang ada di Jalan Ahmad Yani di Ruko Bekasi mas ini cukup ramai di hari-hari biasa oleh orang kerja kantoran pada saat jam makan siang, sedangkan hari Sabtu Minggu, biasanya diramaikan oleh ibu-ibu atau wanita-wanita yang menjadi tamu usaha dagang perabotan rumahan yang tepat berada di samping Pempek Palembang.

Itulah sebabnya Pak Raden ini termasuk salah satu cabang yang paling ramai dibandingkan yang lainnya. Menurut pengamatan kami saja, pada hari Sabtu itu saat saya bikin janji wawancara, terlihat banyak ibu-ibu yang sedang berkelompok menikmati makanan khas Palembang ini. Kapasitas penuh dari rumah makan khas Palembang ini sekitar 50 kursi, dan juga sanggup menerima pemesanan untuk acara khusus. Walaupun begitu, Vika lebih meyukai bila pesanan untuk acara-acara pesta dan delivery di sekitar seputar wilayah Kota Bekasi saja.


PEMPEK IKAN AIR TAWAR dan MINUMAN ES KACANG MERAH
Salah satu ciri khas makanan Palembang yang populer di Palembang ini biasanya berbahan baku ikan tenggiri, khusus Pempek Palembang yang dimiliki oleh keluarga dari Hj. Siti Nurhasanah kini dikelola oleh sang anak, Vika bersama suaminya untuk wilayah yang terletak di jalan paling ramai di tengah Kota Bekasi ini. Sedangkan cabang lainnya seperti yang berlokasi di perempatan Jalan Rawa Panjang dan Harapan Indah dikelola oleh saudara-saudaranya. Kesemua cabang Pempek Pak Raden memang menyajikan sajian pempek ikan gabus, namun masalah rasa bumbu seperti cuko dan sambelnya tidak seragam, sesuai dengan olahan  tangan masing-masing pemasak. Walaupun begitu, masing-masing memiliki pelanggan setianya. Jadi setiap cabang ada kekhasan dalam rasa dan bumbu, sehingga wajar usaha keluarga ini tidaklah mungkin dibuat menjadi konsep waralaba (frenchise).


Usaha keluarga yang dirintis sejak 1984 itu sudah memiliki 33 gerai yang tersebar di Bandung, Jakarta, Jambi, Pekanbaru, Lampung, Bekasi dan Depok. Pempek Pak Raden masih dikelola secara keluarga, dan unit bisnis sebanyak 33 yang ada dikelola sendiri dan kerabat, kakak dan adik pemilik.


Melihat daya tahan usaha ini dan permintaan pasar, sebetulnya Pempek Pak Raden ini sangat berpotensi untuk difranchisekan. Usaha yang dibangun HJ. Nurhasanah itu sudah dikenal tidak hanya di Indonesia, melainkan sudah sampai ke Malaysia dan Singapura.

Dari sebuah situs di internet tentang waralaba, pengakuan Hj. Nurhasanah,  memang dalam berbagai pameran yang diikutinya, sudah banyak peminat yang ingin memiliki usaha ini, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Lalu koq kenapa tidak difranchisekan?

Pengakuan Nurhasanah menyebutkan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan berbagai konsep dan system menuju franchise. “Persiapan ke arah franchise sudah 50%. Kesulitannya, karena Pempek ini masih sebagian besar dikelola oleh adik dan kakak, kemauannya untuk franchise masih perlu disosialisasikan,” katanya seraya menambahkan dirinya sudah sangat ingin memfranchisekan Pak Raden.


Namanya juga usaha keluarga, jamak sudah tiap kedai dikelola oleh mereka yang masih memiliki hubungan saudara dengan pendiri awal Ahmad Rivai Husein dan Hj. Siti Nurhasanah. Untuk menjaga keseragaman rasa, belasan kedai Pak Raden ini mengolah resep yang sama. Bahan baku pempek, berupa ikan gabus, dikirim dari Palembang. Ikan yang sudah digiling lantas dibekukan dan disebar ke semua kedai Pak Raden. Kerupuk ikan, pelengkap pempek, serta gula merah untuk campuran cuko, juga didatangkan dari kota di tepian Sungai Musi itu.


Namun begitu, tetap saja masalah rasa dari masing-masing kedai, seperti cukonya kadang ada yang lebih manis, ada yang lebih kecut. Hal ini memang tergantung dengan olahan tangan masing-masing pemilik kedai, demikian ungkap Vika. Jangankan bumbu, masalah interior desain dari setiap kedai saja tidak bisa diseragamkan. "Dari masalah warna cat bangunan Pempek Pak Raden saja bisa berbeda, Mas Dik. hal ini karena sesuai dengan selera dari pengelola masing-masing cabang.


Maklumlah Mas, usaha kami ini dikelola oleh  keluarga yang banyak kepala. Jadi banyak ide dan keinginan. Namun begitu masalah resep tetap seragam, tinggal tangan yang mengelola saja membuat ada sedikit perbedaan rasa. Masalah resep mungkin hanya dari ibu saya, Hj. Siti Nurhasanah (saya dengar di taperecorder Hj. Nurrahmah) saja yang masih asli dipegang oleh keluarga kami," akunya.

Pempek Pak Raden sendiri termasuk salah satu usaha keluarga pempek asli Palembang yang dikelola oleh keluarga muslim dan biasanya usaha ini dimiliki oleh etnis China. Seperti yang diceritakan oleh Vika, sang pemilik menjabarkan "Pempek Palembang sendiri aslinya adalah makanan asli Cina, yang dulunya seperti bakso dan kuahnya umumnya dibuat dengan bahan baku arak (tuak)."


Wanita berjilbab ini menambahkan, "Dulu ketika awal-awal kami buka cabang di Bekasi ini, pernah ada ibu-ibu yang ragu-ragu dengan Pempek kami, apakah bahan dasar kuah kami terbuat dari arak. Kemudian setelah saya ajak dan bincang-bincang sebentar, barulah saya tahu bahwa biasanya Pempek yang kebanyakan dia jumpai asli buatan Cina itu menggunakan arak atau tuak (yang memang diharamkan bagi Muslim), termasuk pempek Palembang lainnya yang ada di wilayah ini. Akhirnya ibu itu setelah saya yakinkan bahwa kami, Pempek Pak Raden tidak menggunakan arak, tapi hanya cuka, barulah ia mau singgah dan makan di tempat kami," ujarnya mengenang.


Cuko sendiri adalah kuah bumbu untuk menemani makan pempek, yang biasanya dibuat dari cuka (khusus didatangkan dari Palembang) kemudian gula Aren, Kecap Bango dan bawang putih serta garam "rahasia" bumbu asli buatan keluarganya yang tak bisa dibukaresepnya. Hampir semua karyawan kami tahu dan bisa bagaimana membuat pempek serta kuah bumbu cukonya, tapi rahasia garamnya tidak ada yang tahu sama sekali, kecuali ibu saya, Hj. Nurhasanah, tegas Vika.


Kalau di Palembang sendiri, warung Pempek itu sama persi dengan RM Padang, dimana hampir setiap seratus meter ada RM makan Padang, ungkap Vika, pengusaha kuliner kelahiran asli Palembang berusia 25 tahun lalu ini. Maka pengembangan usaha di wilayah Bekasi dengan sistem pelayanan delivery menjadi satu pengembangan yang disepakati oleh keluarga besar kami. Pempek Pak Raden sendiri adalah usaha milik keluarga yang awalnya dimulai dari kedai pertama di daerah Bukit, Palembang oleh Ahmad Rivai Husein


Berdasarkan pengamatan kelanakuliner Pempek Palembang kini memang sudah sama dengan reumah makan Padang yang nyaris ada di setiap kota di seluruh Indonesia. Tapi Pempek Pak Raden sekarang ini baru ada hanya di pulau Sumatera dan jawa saja. Cabang Pempek Pak Raden sementara ini ada 5 kedai di Palembang, 2 di Jambi, 2 di Lampung, 2 di Bandung, dan 4 kedai di Jakarta sedangkan Bekasi ada 3 kedai. Vika sendiri mengelola yang di pusat kota Bekasi jalan Ahmad Yani.


Tak lengkap rasanya kalau kita membahas makanan tanpa minuman. Minuman khas Palembang ini adalah Es Kacang Merah, salah satu kebanggaan Pak Raden sebagai pelengkap makan pempek,. Anda bisa sekalian saja mencicipi es kacang merah asli Palembang ini yang sinya kacang merah kering direbus dengan gula putih, lantas diguyur sirup, susu, dan diberi es batu. Srupuut… pas untuk menghilangkan rasa asam cuko yang pedas membakar tenggorokan. Bahkan mungkin bisa mengikis habis sisa asam cuka yang menempel di gigi Anda.


Sejarah berdirinya merk Pempek Pak Raden ini, ungkap Vika kepada kelana kuliner, "Dulu sewaktu saya masih kecil, pada masa itu film Unyil sangat terkenal dan populer. Masalahnya adalah Pak Raden itu identik dengan budaya orang Jawa, padahal di Palembang sendiri istilah gelar Raden dan Raden Ajeng atau Raden Ayu sudah biasa untuk orang-orang tertentu (mungkin dulunya transmigran dari Jawa, red.) Jadi di Palembang masih banyak yang didapati orang-orang dengan nama gelar tersebut.


Maka pilihan merk Pak Raden ditetapkan keluarga. Awalnya masih menggunakan wajah boneka Pak Raden, lama-kelamaan pihak keluarga menggantinya dengan topi tunjang khas Palembang yang berbentuk segitiga itu dan hanya hurup tulisa PR singkatan dari nama Pak Raden saja yang dipertahankan setelah wajah fotonya Pak Raden tidak kami pakai lagi. Sedangkan dari informasi frenchise.com, saya mengutip ucapan H. Nurhasanah yang bercerita,

"Ketika ingin buka restoran, sang ibu tidak diijinkan". Nurhasanah lah yang dipercaya untuk mengembangkan usaha pempeknya itu. “Saya yang meneruskan cita-citanya untuk buka restoran pempek-pempek ini, dengan nama Pak Raden. Nama ini saya berikan untuk penghormatan terhadap paman saya yang telah banyak berjasa untuk saya. Pak untuk panggilan paman, karena dia laki-laki dan Raden adalah kasta tertinggi dalan silsilah kaum priyayi di Palembang,” kata Nurhasanah menjelaskan


Anda tertarik mencoba makanan khas Palembang yang gurih dan lezat berbumbu asam cuka manis ini? Kunjungi saja Pempek Pak Raden yang ada di Bekasi.

Atau bisa juga menghubungi untuk reservasi di
No. Telp (021) 889.66.796
Flexi (021) 678.74.123
Mentari 0815.370.9946 dengan ibu Vika.






Pempek Pak Raden

Ruko Bekasi Mas
Jl. Raya Ahmad Yani - Bekasi
Telp: (021) 889.66.796




Pempek Pak Raden

Rawapanjang
Jl. RA. Kartini No.2 Rawa Panjang - Bekasi
Telp: (021) 824.31.746
Sidik Rizal-dobeldobel.com
















9 komentar:

  1. Kendati sepertinya tidak berbeda dengan menu warung pempek lain, Pempek Pak Raden punya banyak penggemar fanatik. Sebutlah Nico Siahaan, Berliana Febriyanti, Cut Tari, dan H.M. Damsyik. “Ini berkat rasa pempek dan cukanya, tempatnya juga cukup enak”, tutur Siti berpromosi

    BalasHapus
  2. Bisnis Asal Palembang: Permintaan Pak Raden sudah menembus Luar Negeri

    Pak Raden, salah satu merek usaha pempek dengan ciri khas daerah yang mampu menembus luar Palembang. Usaha ini hanya dikembangkan melalui jaringan keluarga hingga Jakarta dan Bandung. Konsep franchise Pak Raden baru digodog mencapai 50

    BalasHapus
  3. Pemepk Pak Raden Cabang Bandung ada di Jl. Dipatiukur no. 94, Bandung, Jawa Barat

    BalasHapus
  4. Alamat:
    Hj. Nurhasanah
    Jl. Brigjend Dani Effendi (Radial) No. 80-82 Palembang
    T: 0711-375490/358181

    Hj. Ika Octaviana
    Jl. Letkol Iskandar X No. 539-540 (depan PIM) Palembang
    T: 0711-376888

    setelah pernah mencicipi Pempek Candy yg titip sama teman waktu pulang ke Palembang, kemarin dia pulang lagi waktu Imlekan

    hasilnya lebih banyak penjual pempek pada tutup yang ada cuma Pempek Pak Raden

    cukup kondang dan bertebaran di Jakarta tapi kok ya yang kemarin akyu pesan dan dibawa langsung dari Palembang sana hasilnya mengecewakan :(

    asli nggak enak menurut kita sekeluarga - adaan-nya tidak terasa ikannya, lenjernya apalagi setelah dikukus aja akyu sudah tahu kalau tidak enak .. kebanyakan sagu, kuahnya juga nggak mantap seperti Pempek Candy

    so kasih bintang 2 ajah dech ya :)

    BalasHapus
  5. Ini sudah menjadi impian saya dari dulu. Pengen banget bisa bikin adaan seperti yang saya rasakan di warung pempek pak raden, candy dll toko yang berlokasi asli di Palembang. Saya belum punya referensi warung pempek enak disini.

    Gak lucu kan kalo saya mereferensikan diri saya sendiri (hihi narcist mode on). Kalo makan pempek di Jakarta berasa ada aja yang kurang. Yang ikannya terlalu dihemat. Yang “cuko” nya terlalu encer atau warnanya kurang menggugah selera. Dan yang lain-lainnya deh.

    Kalau selama ini saya selalu sebagai komentator ataupun tester, sekarang saya pengen naik jabatan ah.

    Pengen ikutan cwsnya detikfood edisi makanan tradisional, selalu ada aja alasan batal (tentu dari pihak saya). Nah, penantian ini ternyata gak sia-sia. Kakak saya akhirnya sudah ikutan kursusnya. Dalam satu kesempatan kedatangannya ke Jakarta, (my sista lives in Palembang!) saya akhirnya berhasil menginterview beliau. Dengan memakai kebetan resep hasil ingatannya, saya bikin pempek adaan ini.

    Kalau menurut saya, hasilnya masih kurang enak. Rasanya sama kalau saya makan adaan di Jakarta. Hehehe. Setelah kakak saya melihat kebetan resep asli kursusnya, taunya kebetan saya memang salah. Pantesan aja dia bilang, udah sering banget praktek resepnya dan hasilnya selalu oke. Tapi biarpun gitu, tetap aja yang namanya makanan favorit habis aja ya? Nah untuk “cuko”nya itu emang top. Enak banget deh. Ternyata gak perlu memakai bahan macam-macam loh. Simpel tapi dibuat dengan seksama. Itu kuncinya.

    Saya berencana mau bikin lagi dengan resep yang beneran. Dan o iya, ada satu lagi. Dua minggu lagi saya berencana pulang kampung. Hehehe, saya dah berencana satu hari dipakai buat ikutan kursus makanan Palembang. Dear Pempek, just wait for me ya

    BalasHapus
  6. I forgot what its made of, maybe some of you can help. For me, its a bundle of yummy goodness....

    BalasHapus
  7. Hi, I'm an admin for a group called Indonesian Foods, and we'd love to have this added to the group

    BalasHapus
  8. n

    Toko Pempek Pak Raden tidak hanya terkenal di Kota Palembang saja, tapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia bahkan di luar negeri. Toko Pempek yang dirintis sejak 1984 itu sudah memiliki 33 gerai yang tersebar di Bandung, Jakarta, Jambi, Pekanbaru, Lampung, Bekasi, dan Depok. Pempek Pak Raden merupakan usaha keluarga yang dikelola oleh keluarga sendiri, kerabat, kakak dan adik pemilik.

    Toko Pempek Pak Raden dirintis oleh Hj. Nurhasanah dari sebuah usaha rumahan yang sangat sederhana. Usaha itu tersinspirasi dari hobinya memasak dan membuat makanan untuk keluarga. Kemudian Hj. Nurhasanah mencoba membuat pempek untuk diperdagangkan di depan rumah, hingga menjadi populer seperti sekarang ini.

    Alamat:
    Jl. Radial No. 80A Palembang

    BalasHapus
  9. DATABASE TEMPAT MAKAN PEMPEK PALEMBANG
    ==================
    Gaby Pempek Palembang
    Jl. Cut Mutiah No. 28 B
    Area: Bekasi Barat
    Bekasi, Jawa Barat
    Indonesia
    Telp: 021-82421594
    -----------------------------------
    Pempek Palembang
    Jl.Mayor Salim Batu Bara No.2632
    Palembang
    -----------------------------------
    Pempek Palembang
    Jl. M. Hasibuan No. 84 Margahayu
    Area: Bekasi Timur
    Bekasi, Jawa Barat
    Indonesia
    Telp: 021-8803459
    -----------------------------------
    Pempek Palembang
    Jl. Raya Ragunan 5, Jakarta Selatan
    Telp: 7802319
    -----------------------------------
    Pempek Palembang
    Perum Bumi Sentosa Blok B6/9
    Cibinong-Bogor
    -----------------------------------
    Pempek Palembang @bing
    Jl. Prof. Dr. Satrio No. 275 & 16C
    Casablanca, Jakarta Selatan
    Telp: 021-98104914, 93359373, 99055909
    -----------------------------------
    Pempek Palembang Bunga Mas
    Tanjung Duren Raya 525 a
    Jakarta
    -----------------------------------
    Pempek Palembang Bunga Mas
    Jl. Gotong Royong No. 7 (daerah mangga besar raya)
    Jakarta
    -----------------------------------
    Pempek Palembang Bunga Mas
    Bulevar Raya WA 2/11
    Jakarta
    -----------------------------------
    Pempek Palembang Cik Ayu
    Villa Mutiara
    Jl. Mirah III Blok P-4
    Ciputat – Tangerang
    -----------------------------------
    Pempek Palembang Cik EMMA
    Jl.Meruya Utara No.46 (samping Gedung Telkomsel Meruya)
    Jakarta Barat
    -----------------------------------
    Pempek Palembang Fortuna
    Jl. Beringin Raya No. 30 Blok 27 Perumnas 1
    Karawaci-Tangerang
    -----------------------------------
    Pempek Palembang Jerco
    Jungle Paradiso
    Lt.1 No. 11 Mal Bekasi Square
    Bekasi Barat
    -----------------------------------
    Pempek Palembang Jerco
    Komplek Kemang Pratama
    Jl.Duta I CC4-Bekasi Selatan
    -----------------------------------
    Pempek Palembang Metro
    Jl. Pesanggrahan No.23
    Jakarta Barat
    Telp: 021-86642808
    -----------------------------------
    Pempek Palembang Roxy 26 Asli
    Jl. Biak Roxy
    Jakarta Pusat
    Telp: 021-95851838
    -----------------------------------
    Pempek Palembang Susan
    Outlet OB 22 - Pagoda Food City
    Mangga Dua Square ( MDS ), Road Level
    Jl.Gunung Sahari Raya No. 1
    Area: Mangga Dua
    Jakarta Utara, DKI Jakarta
    Indonesia
    Telp: 021-6620936
    -----------------------------------
    Pempek Palembang tjek entis
    Jl. Kedungsari 47
    Surabaya
    -----------------------------------

    BalasHapus

Pasang Iklan Anda di sini


Raja Sop Betawi

Rajanya Sop di Jabodetabek, Unggul dalam Rasa

Dengan tambahan sedikit sambal merah, yeap! Though a spoon of sambal, but it looks very hot! Well... kalau penampilan bening dan mulus dari yang kayak gene... siapa seh yang nggak nafsu? Sluuuuurrrrp.... ini dia baru mantap sopnya. [...]
Nasi Dbelanga

Nasi Belanga, tradisional khas Bekasi modern

Di Bekasi sepertinya ada beberapa tempat yang mulai menyajikan masakan berbahan baku nasi ini, khususnya yang menggunakan daun atau justru tempat masak yang unik lainnya seperti kendil atau belanga yang terbuat dari keramik tanah liat [...]
Ayam Bakar Bumbu Rujak

Cuma ada satu di Bekasi Ayam Bakar Bumbu Rujak yang Ajiiib...!

Gurihnya daging ayam bakarnya lumayan empuk dan bau serta sensasi gosongnya begitu pas bercampur bumbu rujak. Wah kalau yang kayak gini seh makan setiap hari juga mau[...]
SateKuahBangUya

Sate Kuah Bang Uya: Ada kelezatan ajaib di kuah satenya

Sate Kuah ala Bang Uya yang dimiliki oleh Mas Bayu ini sebenarnya timbul dari ide ayah dari dua anak ini ketika seringnya orang menikmati sate dan sop kambing secara bersamaan atau gule kambing secara bersamaan [...]
Bengkel Kuliner

Pilih yang mana? Ikan Bakar Sambal Tauco atau Sambal Mutiara?

Yang tersisa adalah Ikan Bawal Bakar dengan sajian bumbu sambal Tauco, Sambal Mutiara dan Sambal Rujak. Kalau diranking kelezatannya, bisa jadi ya Bumbu Tauco yang pertama (gurih dan lezatnya gak ada lawan kayaknya neh?) [...]
Cangkru'an VW

SegO RAKyat Vokoke Wareg

tempat ini choesoes oentoek tjangkroe’an toean poean njang siboek bekerdja zonder waktoe oentoek memasak agar soepaja toean poean tida’ spanneng bergaboenglah oentoek tjangkroek jang bermakna [...]
Ayam Setel vs ACH

RM Sambal Hijau: Ayam Setelnya yang Bikin Nafsu

Dari sekian banyak pilihan menu goreng ayam, mungkin cuma Ayam Setel yang punya karakter sajian terunik yang pernah diliput kami... kayaknya terlalu penting untuk dilewatkan begitu saja [...]
BakmiDjowo MbahWiryo

BakmiDjowo belasanribu perak berpeluang proyek ratusanjuta rupiah

Ini dia tempat nongkrong elit bernuansa tradisional. Nggak perlu berkocek tebal untuk bisa mendapatkan proyek besar. Datang kunjungi Bakmi Djowo Mbah Wiryo, kali aja Anda sedang beruntung dapat megaproyek karena bertemu para pengusaha low profile high profit oriented [...]
SateVirgin

Sate Kambing Muda Tanpa Urat - Makanan berenergi

Tanpa urat yang membedakan kami dengan sate lainnya, sehingga sate mudah dikunyah dan dicerna lambung. Sate yang ada uratnya membuat sulit dikunyah dan seringnya ditelan saja atau dibuang/dimuntahkan [...]
bebek kWali

Ini baru masakan bebeknya orang Jakarta

Satu tempat makan yang kini juga menjadikan makanan ini sebagai sajian utama, adalah warung makan sederhana bernuansa manajemen resto modern, yakni bebek kWali. Dari nama dan penulisannya saja kita sudah penasaran dibuatnya. Mengapa harus menggunakan kwali dan mengapa huruf "W" harus kapital? [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega-3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
WarungDusun

Sayur Lodeh dan Asem-Asem Daging favorit Bung Karno ada di sini

Resto baru dibuka menyajikan keistimewaan makanan dan minuman kampung dengan atmosfer modern. Tempat cozy (nyaman) di bilangan Pondok Kelapa yang menawarkan kelengkapan fasilitas dengan harga pas selera puas yang cocok buat rendezvous, acara keluarga ataupun arisan dan ulang tahun [...]
Bebek Kaleyo

Mi Lethek Khas Bantul, Kuliner yang Nyaris Punah

Selama ini yang namanya makanan tradisional identik dengan kepunahan. Bila ada yang bisa bertahan pastilah karena kecintaan para penggemarnya atau pembuatnya yang masih bertahan menjual warisan budaya kuliner tersebut. Salah satunya adalah mi (atau mie) lethek dan sayur besan [...]
Mie Kocok Bandung

Mie Kocok Bandung Mang Uci Bengkel Kuliner

Mie Kocok Bandung Mang Uci menawarkan beberapa variasi masakan mie, mulai dari Mie Kocok Kikil, Mie Kocok Kikil Bakso, Mie Kocok Bakso dan terakhir Bakso Sapi Spesial. Hmmmm... rasanya betah tertinggal di lidah hingga berjam-jam [...]

. Bekasi-Online.com ..

Berita Kuliner

Loading...